Laman

Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Oktober 2010

Sejarah Bahasa Indonesia


Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dalam Kerapatan Pemuda dan berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda.

Unsur yang ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Pada tahun 1928 itulah bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional.

Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945 karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36).

Keputusan Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 di Medan, antara lain, menyatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu yang sejak zaman dulu sudah dipergunakan sebagai bahasa perhubungan (lingua franca) bukan hanya di Kepulauan Nusantara, melainkan juga hampir di seluruh Asia Tenggara.

Bahasa Melayu mulai dipakai di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7. Bukti yang menyatakan itu ialah dengan ditemukannya prasasti di Kedukan Bukit berangka tahun 683 M (Palembang), Talang Tuwo berangka tahun 684 M (Palembang), Kota Kapur berangka tahun 686 M (Bangka Barat), dan Karang Brahi berangka tahun 688 M (Jambi). Prasasti itu bertuliskan huruf Pranagari berbahasa Melayu Kuna. Bahasa Melayu Kuna itu tidak hanya dipakai pada zaman Sriwijaya karena di Jawa Tengah (Gandasuli) juga ditemukan prasasti berangka tahun 832 M dan di Bogor ditemukan prasasti berangka tahun 942 M yang juga menggunakan bahasa Melayu Kuna.

Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu dipakai sebagai bahasa kebudayaan, yaitu bahasa buku pelajaran agama Budha. Bahasa Melayu juga dipakai sebagai bahasa perhubungan antarsuku di Nusantara dan sebagai bahasa perdagangan, baik sebagai bahasa antarsuku di Nusantara maupun sebagai bahasa yang digunakan terhadap para pedagang yang datang dari luar Nusantara.

Informasi dari seorang ahli sejarah Cina, I-Tsing, yang belajar agama Budha di Sriwijaya, antara lain, menyatakan bahwa di Sriwijaya ada bahasa yang bernama Koen-louen (I-Tsing:63,159), Kou-luen (I-Tsing:183), K’ouen-louen (Ferrand, 1919), Kw’enlun (Alisjahbana, 1971:1089). Kun’lun (Parnikel, 1977:91), K’un-lun (Prentice, 1078:19), yang berdampingan dengan Sanskerta. Yang dimaksud Koen-luen adalah bahasa perhubungan (lingua franca) di Kepulauan Nusantara, yaitu bahasa Melayu.

Perkembangan dan pertumbuhan bahasa Melayu tampak makin jelas dari peninggalan kerajaan Islam, baik yang berupa batu bertulis, seperti tulisan pada batu nisan di Minye Tujoh, Aceh, berangka tahun 1380 M, maupun hasil susastra (abad ke-16 dan ke-17), seperti Syair Hamzah Fansuri, Hikayat Raja-Raja Pasai, Sejarah Melayu, Tajussalatin, dan Bustanussalatin.

Bahasa Melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama Islam di wilayah Nusantara. Bahasa Melayu mudah diterima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan antarpulau, antarsuku, antarpedagang, antarbangsa, dan antarkerajaan karena bahasa Melayu tidak mengenal tingkat tutur.

Bahasa Melayu dipakai di mana-mana di wilayah Nusantara serta makin berkembang dan bertambah kukuh keberadaannya. Bahasa Melayu yang dipakai di daerah di wilayah Nusantara dalam pertumbuhannya dipengaruhi oleh corak budaya daerah. Bahasa Melayu menyerap kosakata dari berbagai bahasa, terutama dari bahasa Sanskerta, bahasa Persia, bahasa Arab, dan bahasa-bahasa Eropa. Bahasa Melayu pun dalam perkembangannya muncul dalam berbagai variasi dan dialek.

Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Komunikasi antarperkumpulan yang bangkit pada masa itu menggunakan bahasa Melayu. Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, yang menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia (Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928).

Kebangkitan nasional telah mendorong perkembangan bahasa Indonesia dengan pesat. Peranan kegiatan politik, perdagangan, persuratkabaran, dan majalah sangat besar dalam memodernkan bahasa Indonesia.

Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia secara konstitusional sebagai bahasa negara. Kini bahasa Indonesia dipakai oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.


Sumber : http://blog.wisma-bahasa.com
»»  READMORE...

Kecerdasan Buatan : Game Playing


Game playing (permainan game) merupakan bidang AI yang sangat populer berupa permainan antara manusia melawan mesin yang memiliki intelektual untuk berpikir. Bermain dengan computer memang menarik bahkan sampai melupakan tugas utama yang lebih penting. Komputer dapat bereaksi dan menjawab tindakan-tindakan yang diberikan oleh lawan mainnya. Ribuan macam permainan computer telah dibuat dan dikembangkan. Yang menarik untuk dibahas disini adalah permainan Othello atau yang biasa disebut dengan reversi. Betulkah computer dapat berpikir seperti manusia sehingga dapat bermain othello? Bagaimana suatu computer yang hanya mengenal on atau off (0 atau 1) dapat mengerti bermain othello. Papan, biji-biji- cakram (discs) dan langkah-langkah permainan diterjemahkan kedalam bahasa yang dimengerti oleh computer, sehingga computer dapat menganalisanya. Papan Othello dibagi kedalam suatu matrik, terdiri dari baris horizontal dan kolom vertical, sehingga suatu biji cakram tertentu dapat diketahui letaknya. Dan masih banyak lagi permainan lainnya yang tidak kalah menarik & banyak berpikir.
Beberapa Karakteristik dan Batasan Game untuk Game Playing:
Dimainkan oleh 2 (dua) pemain: manusia dan komputer. Para pemain saling bergantian melangkah.

  1. Perfect Information Game
    kedua pemain sama-sama memiliki akses pada informasi yang lengkap tentang keadaan permainan, sehingga tidak ada informasi yang tertutup bagi lawan mainnya.
  2. No Determined by Chances
    Tidak melibatkan faktor probabilitas, misalnya dengan menggunakan dadu.
  3. No Phsychological Factors
    Tidak melibatkan faktor psikologi, seperti "gertakan" (misalnya Poker)
  4. No Oversight Errors. Smart Opponen
    Lawan diasumsikan pintar juga, jadi jangan mengharap lawan khilaf, sehingga terjadi salah langkah.


Beberapa contoh permainan yang biasa digunakan sebagai contoh kasus Game Playintyle="font-family:courier new;">Last One Loses n

  • n-coins Grundy's Game
  • Slide-5
  • Tic-Tac-Toe
  • Checkers
  • Go 
  • Nim
  • Othello
  • Chess

 Download Materi Lengkap Disini

»»  READMORE...

Rabu, 18 November 2009

Fungsi Pangkat dalam Pemrograman Delphi


Lagi musim UTS di STMIK El Rahma. Kali ini ujian Pemrograman Delphi. Semua mahasiswa puyeng dibuatnya, termasuk aku. Ujiannya membuat operasi aritmatika. Kalo cuma penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian sih gampang. Lha ini disuruh bikin pangkat dan akar pangkat. Mending lah kalo pangkat dua atau akar pangkat dua, tinggal pake sqr dan sqrt untuk akar pangkat. Kalo harus bikin pangkat atau akar pangkat 3 gimana?? Nah, dari hasil browsing dan mikir, aku dan temen yang bantuin aku nemuin caranya. Logikanya gini :
2^2 = 4 (baca: 2 pangkat 2).
akar pangkat 2 dari 4 bisa juga ditulis 4^(1/2) (baca: 4 pangkat setengah).
Jadi, kalo mo bikin akar pangkat 3 dari 8 misalnya, ya 8^(1/3) = 2, dimana 2^3=8.
sekarang tulis dalam program delphi:
Qta gunakan fungsi power yaitu fungsi perpangkatan dalam delphi.

procedure TForm1.HitungAkarPangkatClick(Sender: TObject);
var hasil: real;
begin
hasil := Power(StrToFloat(EditNilai.Text), (1/3));
EditHasil.Text:=FloatToStr(hasil);
end;

kode program diatas cuma untuk akar pangkat 3. Gimana kalo Qta pengen bikin A pangkat B = C, atau C akar pangkat B = A?? Ga' usah bingung, gini caranya untuk pangkatnya :

procedure TForm1.HitungPangkatClick(Sender: TObject);
var A,B,C: real;
begin
A := StrToFloat(EditNilai1.Text);
B := StrToFloat(EditNilai2.Text);
C := Power(A, B);
EditHasil.Text:=FloatToStr(C);
end;

Nah, untuk akar pangkatnya :

procedure TForm1.HitungPangkatClick(Sender: TObject);
var A,B,C: real;
begin
A := StrToFloat(EditNilai1.Text);
B := StrToFloat(EditNilai2.Text);
C := Power(A, (1/B));
EditHasil.Text:=FloatToStr(C);
end;

Jadi intinya : POWER(nilai, pangkat);
Semoga bener dan temen" semua bisa coba .. Owh ya, jangan lupa menambahkan uses math yah ..
»»  READMORE...

Selasa, 14 Juli 2009

Sejarah Jaringan Komputer

Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer Model I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.
Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

EVOLUSI JARINGAN

1. Mainframe pada era 1960-1970 an
Pada tahun 1940-1n komputer adalah suatu alat dengan ukuran besar yang sangat rentan terhadap kesalahan. Pada tahun 1947, ditemukannya transistor semikonduktor membukan banyak kemungkingan untuk membuat komputer dengan ukuran lebih kecil; dan tentunya lebih handal. Pada tahun 1950-an institusi-institusi besar muladi menggunakan komputer-komputer mainframe, dimana dijalankan dengan program-program punched card. Pada akhir tahun 1950-an, Integrated circuit (IC) yang mengembangkan beberapa, dan sekarang jutaan, transistor pada satu semikonduktor yang kecil telah ditemukan. pada tahun 1960-an, mainframe dengan terminal dan IC telah banyak digunakan.
2. LAN (Local Area Network) pada era 1970-1980 an
Pada akhir 1960-1n dan 1970-an komputer-komputer yang lebih kecil dengan sebutan minicomputer telah diciptakan. Walau bagaimana-pun, minikomputer-minikomputer masih dalam ukuran yang sangat besar dibanding dengan standar modern saat ini. Pada tahun 1977, Apple Computer Company memperkenalkan mikrokomputer, dimana dikenal dengan sebutan MAC. Pada tahun 1981 IBM memperkenalkan PC pertamanya. Mac yang user-friendly, IBM PC yang open-archetecture, dan langkah lebih jauh dari proses "micro-minisasi" dari IC membawah penyebaran luas dari PC baik di rumah maupun di kantor-kantor. Pada masa ini jaringan-jaringan local mulai dibuat dikembangkan dengan berbagai macam teknologi.
3. WAN (Wide Area Network) pada era 1980-1990 an
Pada pertengahan 1980 pengguna PC mulai menggunakan modem untuk berbagi file dengan komputer lain. Hal ini dikenal sebagiai point-to-point, atau komunikasi dial-up. Konsep ini disebar oleh penggunaan komputer yang merupakan pusat dari komunikasi dalam koneksi dial-up. Komputer-komputer ini disebut bulletin boards. Para pengguna akan konek ke bulletin boards, meninggalkan dan mengambil pesan, sebagaimana upload dan download file. Kekurangan dari tipe ini adalah sangat sedikitany komunikasi langgung dan selanjutnya hanya orang-orang tertentu yang tahu mengenai bulletin board. Pembatasan lain dari bulleting board adalah satu modem per satu koneksi. Jika lima orang terhubung secara simultan, hal ini akan memerlukan lima modem terkoneksi ke lima jalur telepon terpisah. Jumlah orang yang ingin menggunakan sistem ini berkembang, sistem ini selanjutnya tidak dapat meng-handle kebutuhan yang terus meningkat. Sebagai contoh, bayangkan jika 500 orang ingin terhubung dalam waktu yang bersamaan.
4. Internet pada era 1990 an
Dari tahun 1960-an ke tahun 1990-an Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD) mengembangkan Wide-Area Networks (WANs) yang besar, dapat dihandalkan untuk militer dan alasan-alasan sains. Teknologi ini berbeda dari komunikasi point-to-point yang digunakan dalam bulletin boards. Hal ini memungkinakan beberapa komputer untuk terhubung secara bersamaan melalui beberapa jalur berbeda. Jaringan itu sendiri akan bisa membedakan bagaimana memindahkan data dari komputer satu ke komputer lain. Satu koneksi dapat digunakan untuk berhubungan dengan banyak komputer pada saat yang bersamaan. Jaringan yang diterapka DoD nantinya akan menjadi jaringan yang mendunia pada saat ini yang disebut Internet.
Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe editor dan browser yang dapat menjelajahi komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. programe inilah yang disebut WWW ( World Wide Web ). Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui lebih dari stau juta komputer. pada tahun yang sama muncul satu istilah yang beken, yaitu Surfing ( Menjelajah ). tahun 1994, situs-situs Dunia mulai tumbuh dengan subur ( setidaknya, saat itu terdapat 3.000 alamat halaman ) dan bentuk pertama kalinya Virtual Shopping atau e-retail muncul diberbagai situs. Dunia langsung berubah dengan diluncurkannya perusahaan Search Engine Pertama, yaitu Yahoo! yang dibangun oleh David Filo dan Jerry yang pada bulan April 1994. Netscape Navigator 1.0. diluncurkan dipenghujung tahun 1994. Jaringan network dunia sudah berkembang sangat pesat terutama sekarang ini. Bandwidth yang dahulu hanya KB, sekarang sudah sampai ke GB.
»»  READMORE...

Sabtu, 11 Juli 2009

SISTEM OPERASI

Definisi Sistem Operasi
Sofware yang mengontrol eksekusi program komputer dan dilengkapi dengan penjadwalan, penelusuran kesalahan, pengendalian input output, akunting, kompilasi, dan penyimpanan, manajemen data dan layanan hubungan.
Tujuan Sistem Operasi
- Untuk memudahkan penggunaan komputer secara efisien.
- Sistem operasi mengatur sumber daya sistem komputer yang mana seluruh sumber daya itu akan dikelola secara optimal.
Sejarah Perkembangan Sistem Operasi
1. Generasi Pertama (1945-1955)
Yaitu awal pengembangan sistem komputerisasi elektronik menggantikan ide-ide mesin mekanis.
Pada generasi ini belum ada Sistem Operasi, Sistem Komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
2. Generasi Kedua (1955-1965)
Komputer masa ini adalah bath processing system, yaitu job dikumpulkan dalam satu rangkaian kemudian dieksekusi secara berurutan.
3. Generasi Ketiga (1965-1980)
- Multi Programmming
yaitu membagi memori menjadi beberapa bagian dengan satu bagian memori adalah satu job yang berbeda. Satu job menunggu operasi I/O selesai, job lain menggunakan pemroses.
- Spooling
yaitu membuat periperal dapat diakses secara serentak dengan cara menyediakan beberapa partisi memori, saat terdapat permintaan layanan periperal, langsung diterima dan data disimpan lebih dulu di memori yang disediakan (dalam antrian), kemudian dijadwalakan agar secara nyata dilayani oleh periperal.
- Time Sharing
adalah tiap pemakai mempunyai satu terminal on-line dengan pemroses hanya melayani pemakai yang aktif.
4. Generasi Keempat (1980-199x)
- Sistem Operasi Jaringan
Sistem operasi diperuntukan jaringan komputer, dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang terhubung.
- Sistem Operasi Terdistribusi
Sistem operasi untuk jaringan komputer dengan pemakai tidak perlu menyadari keberadaan komputer yang terhubung, dimana pengalokasian kerja sudah secara otomatis dilakukan sistem operasi. Pemakai memandang jaringan komputer sebagai satu uni processor besar.
Sistem Komputer dalam Beragam Sudut Pandang
Pandangan ke sistem komputer dapat dikelompokkan menjadi 3:
1. Pandangan User (pemakai awam)
Pemakai hanya mengetahui command language untuk memanggil atau memuat program aplikasi yang dipakainya.
2. Pandangan Pemrogram
Layanan langsung sistem operasi terhadap pemrogram.
Sistem call atau API (Aplication Programming Interface), adalah tata cara pemanggilan yang dapat dilakukan pemrogram untuk memperoleh pelayanan sistem operasi.
3. Pandangan Pendukung Sistem Operasi
Perancang dituntuk untuk mengetahui cara menyeluruh perangkat keras dalam sistem komputer agar sistem operasi yang dirancangnya benar-benar berfungsi dan efisien pada perangkat tempat sistem operasi dijalankan.



Struktur Dasar Sistem Operasi
1. Sistem Monolitik
adalah sistem operasi sebagai kumpulan prosedur yang dapat saling memanggil diantara satu prosedur dengan prosedur lain di sistem apabila diperlukan, karena berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pemakai.
Kelemahan:
- Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tak dapat dipisahkan dan dilokalisasi
- Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan
- Tidak fleksibel karena komputer sebenarnya tidak memberlakukan seluruh layanan yang disediakan.
- Kesalahan satu pemrograman pada satu bagian dari satu kernel menyebabkan matinya seluruh sistem.
Keunggulan :
Layanan dapat dilakukan sangat cepat karena terdapat disatu ruang alamat.
2. Sistem Berlapis
Merupakan sistem operasi yang dibentuk secara hierarki berdasar lapisan-lapisan, dimana lapisan bawah memberi lapisan diatasnya. Struktur berlapis yaitu untuk mengurangi kompleksitas rancangan dan implementasi sistem operasi. Tiap lapisan mempunyai fungsi dan interface I/O diantara 2 lapisan bersebelahan yang terdefinisi bagus.
Kelemahan:
Fungsi-fungsi Sistem Operasi harus diberikan ketiap lapisan secara hati-hati
Keunggulan:
- Memiliki keunggulan rancangan modular, tiap lapis dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen.
- Pendekatan berlapis menyedrhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi.
3. Sistem dengan Mesin Maya
- Membuat seolah-olah pemakia mempunyai seluruh komputer dengan simulasi atau tiruan atas pemroses yang digunakan.
- Sistem operasi melakukan tiruan mesin nyata yang hasilny digunakan oleh pemakai.
- Pendekatan ini memungkinkan sistem operasi-sistem operasi berbeda dapat dijalankan di mesin yang sama.
4. Sistem dengan Client-Server
- Sistem operasi yang merupakan kumpulan proses dengan proses-proses dikategorikan server dan client
- Server adalah proses yang menyediakan layanan
- Client adalah proses yang memerlukan atau meminta layanan
Komunikasi antara client dan server diatur oleh suatu kernel yang dinamakan mikrokernel
Karena setiap tugas tidak dapat dijalankan ditingkat pemakai maka :
- Proses server kritis tetap dikernel, yaitu proses yang biasanya berhubungan dengan perangkat keras
- Mekanisme ke kernel seminimal mungkin sehingga pengaksesan ruang pakai dapat dilakukan secara cepat
Keunggulan:
- Pengembangan dapat dilakukan secara modular
- Kesalahan (bugs disalah satu sub sistem (diimplementasikan sebagai satu proses) tidak merusak sub sistem yang lain sehingga tidak menyebabkan satu sistem mati secara keseluruhan
- Mudah diadaptasi untuk sistem tersebar
Kelemahan:
Layanan dilakukan lambat karena harus melalui pertukaran pesan
5. Sistem Berorientasi Objek
- Sistem operasi yang merealisasi layanan yang distrukturkan menggunakan objek
- Layanan diimplementasikan sebagai kumpulan objek, yaitu objek yang menyatukan struktur data dan sekumpulan operasi pada struktur data, tiap objek diberi tipe yang menandai properti objek seperti proses, direktori dan berkas, dengan memanggil operasi yang didefinisikan di objek, data yang disatuakan dapat diakses dan dimodifikasi
- Model ini terstruktur karena memisahkan antara layanan yang disediakan dan implementasinya

Type-type Sistem Operasi
1.System Batch Processing, yaitu tipe yang dikarakteristikkan oleh kenyataan bahwa hanya satu program user yang dapat dijalankan komputer dan dikerjakan seluruhnya sampai selesai baru dapat memakai program selanjutnya
2.System Multiprogramming, yaitu sistem yang mempunyai karakteristik bahwa lebih dari satu proses dapat dijalankan dalam sistem komputasi yang sama pada saat yang sama
3.System Time Sharing/Multi Tasking
- Seperti multiprogramming hanya waktunya yang dibatasi
- Suatu proses menggunakan CPU dengan waktu tertentu, setelah itu CPU digunakan/mengerjakan proses yang lain
- Waktu maksimal yang diperlukan untuk menggunakan CPU disebut Quantum Time
4.System Multiprocessing/Tightlycoupled System, yaitu suatu system yang memiliki lebih dari sau processor yang menjalankan satu lebih program, menggunakan bus, clock, memori dan peralatan lainnya secara bersama-sama. Dibagi menjadi 2:
- Symmetrik multiprocessing, yaitu tiap processor memiliki sistem operasi yang sama
- Assimetric multiprocessing, yaitu suatu processor berfungsi sebagai master processor (mengatur penjadwalan dan mengalokasikan kerja tiap-tiap processor) sedang processor lain berfungsi sebagai slave
5.System Terdistribusi/Loosely Coupled System, yaitu kumpulan processor yang tidak menggunakan memori atau clock secara bersama-sama
Keuntungan:
- Pemakaian resource secara bersama-sama
- Kecepatan komputasi
- Reabilitas, faktor kegagalan proses dapat dikurangi
- Komunikasi, adanya transfer data dari satu program ke peogram lain
6. System Real Time, yaitu digunakan jika suatu operasi memerlukan ketepatan waktu dari processor atau aliran data dan sering digunakan sebagai pengontrol terhadap aplikasi-aplikasi tertentu. Ada dua bentuk sistem real time:
- Hard real time, yaitu menjamin critical task dapat dapat diselesaikan tepat pada waktunya
- Soft real time, yaitu memberikan prioritas pada critical task dibanding dengan task yang lainnya hingga critical task selesai dikerjakan
»»  READMORE...

Selasa, 30 Juni 2009

MENYUSUN PROPOSAL USAHA

BAGI Anda yang ingin membuka suatu usaha namun memiliki kendala modal maka sebaiknya membuat proposal usaha untuk ditawarkan kepada investor atau penyandang modal, pihak bank dan lembaga keuangan. Keuntungan yang diperoleh jika Anda mampu menyusun proposal adalah:

a. Investor atau bank dapat memahami dengan baik usulan usaha yang ditawarkan.

b. Investor atau bank dapat memberikan penyertaan modal atau pinjaman yang diperlukan.

c. Memperoleh kesempatan mengembangkan usaha ke skala yang lebih besar.

d. Mendapatkan calon relasi usaha yang lebih luas.

Berikut adalah susunan dari suatu proposal usaha pada umumnya:

1. Judul Proposal Usaha

2. Ringkasan Proposal Usaha

Pada dasarnya merupakan ringkasan gambaran proposal usaha. Biasanya investor atau bahkan pihak bank sebelum membaca secara lengkap mengenai proposal usaha yang ditawarkan, pertama ingin mengetahui lebih dahulu dengan cepat mengenai prospek usaha. Jika mereka tertarik, maka akan membaca secara lengkap proposal usaha yang kita ajukan. Namun bila tidak tertarik, pada umumnya calon investor atau bank kemungkinan besar akan menolak usulan usaha tersebut

3. Analisis Permintaan-Penawaran dan Persaingan Usaha.

Kelangsungan suatu kegiatan usaha bergantung kepada adanya kebutuhan atau permintaan atas barang dan jasa. Untuk mengetahui kebutuhan konsumen atau permintaan, diperlukan survei atau observasi (pengamatan). Survey dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan informasi di lapangan yang berhubungan dengan bidang usaha yang akan dijalankan, sehingga ditemukan hal-hal yang memungkinkan tumbuh berkembangnya kegiatan ekonomi baru. Berikut contoh pengumpulan data untuk membuka suatu jenis usaha di suatu lingkungan perumahan tertentu.

Misalkan kita ingin membuka toko barang kebutuhan sehari-hari maka sebaiknya dilakukan pengumpulan data untuk dilakukan perhitungan-perhitungan sebagai berikut :

- Jumlah KK 500

- Pendapat rata-rata/per bulan per KK Rp 1.000.000,00

- Prosentase biaya hidup dibandingkan pendapatan adalah 80 % atau Rp 800.000,00

- Rata-rata biaya hidup utama (beras, lauk-pauk, sandang dll) adalah 60 % dari total biaya hidup 0.6 x Rp 800.000,00 = Rp 480.000,00

- Pendapatan yang dibelanjakan di lingkungan sendiri adalah 25% dari biaya hidup utama atau 25% x Rp 480.000,00 = Rp 120.000,00

Data itu menghasilkan kemungkinan belanja di lingkungan sendiri, misalnya 40% kepada pedagang keliling (lauk pauk) dan sisanya 60% ke toko kebutuhan hidup sehari-hari atau sebesar 0,6 x Rp 120.000,00 = Rp 72.000,00 karena itu, potensi permintaan kebutuhan hidup utama sehari-hari yang dapat dipenuhi melalui belanja toko adalah Rp 72.000,00. Per KK per bulan. Selain itu perlu pula pengamatan atas kedua toko yang ada di kawasan tersebut dengan mengetahui besarnya nilai dagangan kemampuan jual serta karakter pembeli (misalnya barang yang laku dan yang kurang laku). Jika hasilnya menunjukkan hanya sebagian kecil potensi permintaan yang telah digarap atau kita yakin bahwa kita dapat bersaing dengan toko yang sudah ada, maka masih terdapat peluang membuka usaha baru yang menjual kebutuhan hidup sehari-hari.

4. Aspek Produksi

Apabila dalam usulan usaha terdapat kegiatan memproduksi suatu jenis barang maka dalam proposal tersebut sebaiknya dijelaskan mengenai teknologi yang diterapkan, mesin dan peralatan serta spesifikasi harga. Juga sebaiknya dijelaskan proses produksi secara singkat, bagan dan arus produksi, kapasitas produksi yang direncanakan, rencana produksi dan karyawan yang dibutuhkan.

Penting juga dijelaskan mengenai bahan baku dan bahan pembantu untuk memproduksi barang tersebut. Penjelasan tersebut dapat mengacu kepada

a. Sumber dan ketersediaan bahan baku dan bahan penolong.

b. Mudah tidaknya pengadaan bahan baku dan bahan pembantu.

c. Volume bahan baku dan bahan penolong yang diperlukan sesuai dengan rencana produksi.

d. Sistem pembelian bahan baku apakah tunai atau kredit.

Hal yang perlu diterangkan, adalah lokasi usaha, bisa dengan cara membuat gambar peta lokasi usaha secara kasar, termasuk status kepemilikannya.

5. Rencana Pemasaran

Apabila ingin membuat rencana pemasaran maka hal terpenting yang harus dijelaskan minimal mencakup 4 aspek meliputi produk yang akan dibuat atau dijual, harga berapa produk tersebut akan dijual, promosi yang akan dilakukan dan di mana serta ke mana produk tersebut akan dipasarkan atau sering disebut dengan istilah saluran distribusi. Rencana pemasaran dalam jargon pemasaran dikenal sebagai Marketing Mix (Bauran Pemasaran) yang terdiri dari 4 P : Product, Price, Promotion dan Place.

6. Rencana Keuangan

Proyeksi atau rencana keuangan umumnya dibuat dalam jangka waktu 5 tahun dengan periode tahunan atau minimal setahun dengan periode bulanan. Jadi misalkan proyeksi keuangan 5 tahun maka sebaiknya dibuat proyeksi keuangan tahun ke 1 sampai dengan tahun ke 5. Apabila proyeksi keunagan cuma setahun maka dibuat proyeksi bulanan yaitu dari bulan Januari sampai Desember.

Rencana atau proyeksi keuangan minimal terdiri dari :

- Proyeksi laba rugi

- Proyeksi neraca

- Proyeksi arus kas (sumber dan penggunaan dana)

Dalam membuat rencana atau proyeksi keuangan maka yang perlu diperhatikan adalah membuat asumsi-asumsi yang bersifat realistik sebagai dasar pembuatan proyeksi atau rencana keuangan. Didasarkan atas asumsi-asumsi yang realistik dan wajar maka proposal usaha dapat memberikan gambaran kepada calon investor tentang kemungkinan laba dan risiko yang mungkin terjadi apabila asumsi penjulan dan asumsi biaya tidak tercapai.

Asumsi-asumsi yang penting untuk dilakukan adalah :

I. Asumsi produksi

a. Jam dan hari produksi (per hari, per minggu, per bulan, dan per tahun)

b. Kapasitas produksi (per jam, per minggu, per bulan dan per tahun)

c. Berapa produksi barang yang dihasilkan (harian, mingguan, bulanan, tahunan)

II. Asumsi Penjualan

a. Hari penjualan (dalam seminggu, dalam sebulan dan dalam setahun)

b. Harga jual barang atau jasa (per unit, per lusin, per boks dan lain-lain)

c. Penjualan pada saat awal periode penjualan (minggu pertama, bulan pertama, tahun pertama)

d. Pertumbuhan penjualan dalam periode tertentu (mingguan, bulanan, tahunan)

III. Asumsi Biaya

a. Biaya produksi langsung

b. Biaya bahan baku

c. Biaya bahan penolong

d. Biaya tenaga kerja

e. Biaya administrasi

f. Biaya penjualan

g. Biaya bunga pinjaman

h. Biaya lain-lain

Berdasarkan rencana atau proyeksi keuangan yang dibuat berdasarkan asumsi-asumsi yang realitis tersebut maka sebagai kesimpulannya dapat dihitung dan disajikan beberapa evaluasi keuangan. Evaluasi keuangan dapat menggunakan beberapa parameter finansial dasar yang umum dioakai dalam menentukan layak tidaknya suatu proyek usaha untuk dijalankan atau tingkat profitabilitas suatu usaha. Parameter-parameter tersebut adalah a). net present value (NPV), b). internal rate of return (IRR), c). return on investment (ROI), dan d). payback period (PP).

7. Lampiran

Informasi tambahan lain yang mendukung dan penting, dapat disertakan dalam lampiran proposal usaha seperti :

a. Struktur Organisasi dan manajemen.

b. Jaminan, khususnya bila kita ingin meminjam dari bank tentunya diperlukan jaminan, sehingga apabila kita memiliki asset yang dapat dijaminkan maka dapat dicantumkan wujud jaminannya seperti tanah dan bangunan, mesin serta jaminan lain.

c. Gambar-gambar atau foto-foto pendukung.

d. Fotokopi dokumen-dokumen resmi perusahaan seperti: SIUP, TDP, NPWP, Akta Pendirian.

e. Hal lain yang perlu ditambahkan.

Selamat membuat proposal usaha dan semoga berhasil menjadi wirausahaan yang tangguh dan sukses!


»»  READMORE...

Komentar